Chici Fitriyanti Angraeni Abdulfattah


September 26, 2014

Pendidikan Dasar Wanadri 2014 (Longmars 1)

"Tuhan kuatkan aku, Tabahkan aku, dan luluskan aku dari pendidikan ini dalam keadaan sehat walafiat." aamiin

Doa ini yang selalu ku panjatkan disetiap sujudku, Doa ini pula yang selalu saya titipkan ke orang tua, sahabat-sahabat dan kerabat.

Doa ini pula yang mengantarkan ku sampai ke kawah upas dalam keadaan sehat berdiri tegak saat pelantikan.

Dengan syal orange yang melingkar di leher, bersama bet bertuliskan WANADRI disebelah kiri, dentuman-dentuman TNT dari kiri kanan membuat pikiran kembali ke 27 hari yang lalu, saat pembukaan PDW hingga sekarang, ada rasa haru, bangga, bahagia, sedih... rasanya ingin teriak mengatakan
 "TERIMA KASIH TUHAN ... aku bisa berdiri ditempat ini"


27 hari yang lalu menaiki kawah candradimuka menuju situ lembang dan itu bukan hal yang mudah beberapa teman saya gugur dimedan longmars 1 ini.

jarak yang harus tempuh putra mulai dari stadion siliwangi-situ lembang dan untuk jarak tempuh putri dari pasar lembang-situ lembang.

jujur saya termasuk siswa yang suka berhenti dan lamban di 2 jam pertama, sedikit-sedikit berhenti alasanya pasti "bentar ya ngatur napas". "bentar ya benerin ransel..." syukur tim ku saat longmars 1 ini ga protes dan tetap riang gembira, masih sempat cengengesan dan ga sangka yang dikiranya kita paling belakang, ternyata kita regu ke dua yang sampai kawah upas.

Ditengah perjalanan menuju tower kita dibariskan ditanah lapang dengan bentakan-bentakan dari pelatih 

"Cepat...cepat jangan lamban.."seru pelatih 

"Keluarkan ponco kalian, dalam hitungan 10 ransel dan ponco sudah dikenakan" teriak salah satu pelatih, 

semua bergerak cepat, saya termasuk orang yang kaget dengan latihan ini awalnya dan termasuk siswa yang lamban belum mengerti dengan ritme pergerakan pendidikan ini.. 


kami diberi aba-aba untuk tidur selama 10 menit duduk tampa melepas ransel menggunakan ponco.. sempat mata mulai tertidur dan tiba-tiba suara TNT dan senjata api memecah keheningan.. (DUUUUUAAAARRRR..... DUUUAAARRRR)  gila jantung rasanya mau copot, tanah rasanya goyang, semua kaget, panik, ada apa ini? kenapa  pendidikan ini seperti ini... 

saya mulai panik dan jujur kelabakan cepat-cepat langsung berdiri dan membentuk barisan, tapi entah tangan siapa yang mendorong-dorong dari belakang yang membuat saya susah bergerak ke barisan, push up pertama menggunakan jari itu pelajaran pertama yang saya dapat malam itu. 

kami mulai berjalan kembali turun menuju situ lembang, dan ternyata masih panjang, kadang mulut tak henti-hentinya bertanya kapan sih sampainya? berapa lama lagi? benar kata seorang teman longmars 1 ini ketabahan benar-benar di uji, kaki harus benar-benar kuat, karna ini awalnya memulai ritme pendidikan.


to be continue...
  

1 comments:

Ai Toboleu 93 mengatakan...

kerennnnn

Posting Komentar